Rabu, 27 Juni 2012

Iklan Coklat Monggo


Nama : Fairuz Zabadi
NIM    : 152100122




COKELAT MONGGO



Description: http://chocolatemonggo.com/sites/default/files/40g_0.jpg?1331608137COKELAT MONGGO diproduksi di Indonesia dan disiapkan oleh ahli cokelat yang menjunjung tinggi tradisi dalam membuat cokelat. Semua produk Cokelat Monggo terbuat dari premium dark cokelat dengan 100% mentega kakao.


Cokelat Monggo diolah dari biji kakao pilihan dari perkebunan di Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Setiap varian produk memiliki keunikan dari cita rasa asli bahan-bahan Indonesia yang merupakan kreasi dari ahli cokelat Belgia di rumah produksi kami di Yogyakarta.

Description: C:\Users\al fitroh\Downloads\monggo.jpgSemua produk Monggo alami dan hampir seluruh kemasannya menggunakan kertas daur ulang dan kertas bersertifikat FSC. Monggo mengurangi sebanyak mungkin penggunaan plastik  dalam  proses produksinya. Kualitas tinggi dan ramah lingkungan dengan citarasa khas Monggo menjadikannya pilihan pertama dalam kualitas dan rasa.
Monggo sekarang memiliki newsletter bulanan untuk mengupdate informasi mengenai produk baru, promosi dan berita mengenai Cokelat! Daftar dan dapatkan

Selasa, 26 Juni 2012

Pengertian Iklan Dan Jenis - Jenis Iklan


Pengertian Iklan Dan Jenis - Jenis Iklan

1.    Definisi Iklan
Menurut Kotler (2002:658), periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.
Menurut Rhenald Kasali (1992:21), secara sedrhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media. Namun demikian, untuk membedakannya dengan pengumuman biasa, iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli.
Menurut PPPI dalam situsnya, terdapat definisi bahwa periklanan sebagai segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan untuk kepada sebagian atau seluruh masyarakat.
Secara umum, iklan merupakan suatu bentuk komunikasi nonpersonal yang menyampaikan informasi berbayar sesuai keinginan dari institusi/sponsor tertentu melalui media massa yang bertujuan memengaruhi/mempersuasi khalayak agar membeli suatu produk atau jasa.
2.    Karakteristik Iklan
Iklan memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
a.    Suatu bentuk komunikasi yang berbayar.
b.    Nonpersonal komunikasi.
c.    Menggunakan media massa sebagai massifikasi pesan.
d.    Menggunakan sponsor yang teridentifikasi.
e.    Bersifat mempersuasi khalayak.
f.    Bertujuan untuk meraih audiens sebanyak-banyaknya.


3.    Jenis Iklan
Berdasarkan tujuannya, iklan diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yakni:
a.    Iklan Informatif (Informative Advertising)
Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada.
-    Menginformasikan perubahan harga dan kemasan produk.
-    Menjelaskan cara kerja produk.
-    Mengurangi ketakutan konsumen.
-    Mengoreksi produk.
b. Iklan Persuasif (Persuasive Advertising)
        Iklan ini mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk menciptakan kesukaan, preferensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli dan menggunakan barang dan jasa.
-    Mempersuasif khalayak untuk memilih merk tertentu.
-    Menganjurkan untuk membeli.
-    Mengubah persepsi konsumen.
-    Membujuk untuk membeli sekarang.
c. Iklan Reminder (Reminder Advertising)
        Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa.
-    Mengingatkan bahwa suatu produk memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat.
-    Mengingatkan pembeli dimana membeli produk tersebut.
-    Menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind).
-    Menjalin hubungan baik dengan konsumen.

4.    Contoh Iklan
a.    Iklan Informatif
-    Iklan Sony Ericsson Z550i
Iklan ini merupakan iklan informatif karena membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada.
-    Iklan Dji Sam Soe
Iklan ini juga tergolong sebagai iklan informatif karena menginformasikan kepada khalayak mengenai kemasan produk Dji Sam Soe yang baru, yakni kemasan 10 yang ditampilkan dengan tulisan berukuran besar. Tak lupa iklan ini juga berusaha meyakinkan kepada khalayak bahwa mutu produk tetap sama sejak tahun 1913, meskipun kemasan yang dihadirkan berbeda.
-    Iklan Coca Cola
Iklan ini tergolong iklan informatif karena memberitahukan kepada khalayak mengenai produk, kemasan serta harga yang terbaru. Selain itu juga mempromosikan kemudahan jika membeli produk yang baru tersebut.
b.    Iklan Persuasif
-    Iklan Samsung Slim Fit TV
Iklan ini merupakan iklan persuasif karena berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli TV merk Samsung dengan cara menginformasikan kualitas serta kelebihan-kelebihan yang dimiliki Samsung, sehingga khalayak dapat mengubah persepsinya mengenai TV merk lain dan menganggap Samsung lebih unggul.
-    Iklan Canon Printer PIXMA iP1200
Iklan ini juga tergolong iklan persuasif karena berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli Canon Printer PIXMA iP1200 dengan cara menginformasikan keistimewaan yangbdimiliki produk ini.
c.    Iklan Reminder
-    Iklan Vita Zone
Iklan ini merupakan iklan reminder karena mengingatkan kepada khalayak bahwa Vita Zone memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada waktu bulan puasa ketika iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 27 September 2006).
-    Iklan Hotel Santika Malang
Iklan ini juga merupakan iklan reminder karena mengingatkan kepada khalayak bahwa pelayanan yang ditawarkan Hotel Santika Malang memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada hari Valentine ketika iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 8 Februari 2006). Selain itu juga mengingatkan khalayak dimana mendapatkan layanan tersebut.
-    Iklan Simpati Jitu
Iklan ini termasuk iklan reminder karena mendorong pembelian ulang barang dan jasa Simpati Jitu. Selain itu juga menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind), serta menjalin hubungan baik dengan konsumen dengan cara memberikan pelayanan serta tarif yang lebih murah kepada pelanggan Telkomsel, khususnya pengguna Simpati Jitu.

IKLAN


PENGERTIAN IKLAN
Pengertian iklan :

• Berasal dari bahasa Yunani , kurang lebih pengertiannya “ mengiring orang pada gagasan “
• Secara komprehensip “ semua bentuk aktivitas untuk memperkenlakan dabn mempromosikan ide, barang, atau jasa secara non personal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko.
• Iklan ialah promosi barang, jasa, perusahaan dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor.
• Iklan merupakan suatu investasi ekonomis, dan bagi kebanyakan perusahaan dan organisasi non profit, iklan merupakan sebuah investasi yang dianggap sangat menguntungkan. (Shimp, 2000)
• Iklan memiliki berbagai macam jenis, berdasarkan sifatnya iklan dibedakan atas iklan niaga dan nonniaga. Iklan niaga dibuat untuk mempengaruhi khalayak/masyarakat supaya tertarik untuk memiliki, membeli, dan mengunakan produk yang diiklankan. Iklan nonniaga/layanan masyarakat dibuat untuk menarik perhatian masyarakat sehingga masyarakat mempunyai rasa simpati atau memberikan dukungan terhadap hal yang diiklankan.
• Berdasarkan tujuan, iklan dibedakan atas iklan penawaran/permintaan dan iklan pengumuman. Sedangkan berdasarkan ruang (space), iklan dibedakan iklan baris dan displai. Iklan baris adalah iklan yang menggunakan bahasa singkat dan padat. Iklan baris biasanya disusun berdasarkan golongan yang sama. Misalnya: iklan penjualan rumah masuk dalam kolom properti atau rumah dijual.
• Iklan lowongan pekerjaan dan mencari pekerjaan masuk golongan karier, misalnya: pada setiap surat kabar penggolongan iklan diberi nama yang berbeda-beda. Iklan baris memiliki beberapa komponen, yaitu: komponen aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, dan identitas pengiklan.

Fungsi iklan :

Iklan sangat penting karena memiliki fungsi komunikasi yang kritis, yaitu: (Shimp,2000)
• Menginformasikan
Iklan membuat konsumen sadar akan adanya produk baru, memberikan informasi mengenai merk tertentu, dan menginformasikan karakteristik serta keunggulan suatu produk.
Pada tahap awal dari kategori produk, iklan sangat diperlukan untuk membangun permintan primer (kotler). Iklan merupakan bentuk komunikasi yang efisien karena mampu meraih khalayak luas dengan biaya yang relativ rendah.
• Membujuk
Tujuan ini sangat penting pada tahap persaingan, dimana perusahaan ingin membangun permintaan selektif untuk produk tertentu (Kotler, 2000:578). Bebrapa iklan menggunakan comparative advertising yang memberikan perbandingan atribut dari dua atau lebih merk/produk secara eksplisit.
Iklan yang efektif akan membujuk konsumen utnuk mencoba menggunakan/mengkonsumsi suatu produk. Kadang-kadang iklan dapat mempengaruhi permintaan primer yang membentuk permintaan untuk seluruh kategori produk. Seringkali iklan ditujukan untuk membangun permintaan sekunder yaitu permintaan untuk merk perusahaan tertentu.
• Mengingatkan
Iklan dapat membuat konsumen tetap ingat pada merk/produk perusahaan. Ketika timbul kebutuhan yang berkaitan dengan produk tertentu, konsumen akan mengingat iklan tentang produk tertentu. Maka konsumen tersebut akan menjadi kandidat pembeli. Iklan dengan tujuan mengingatkan ini sangat penting unruk produk matang (kotler, 2000:579)
• Memberikan Nilai Tambah
Iklan memberikan nilai tambah terhadap produk dan merk tertentu dengan cara mempengaruhi persepsi konsumen. Iklan yang efektif akan memberikan nilai tambah produk sehingga produk dipersepsikan lebih mewah, lebih bergaya, lebih bergengsi, bahkan melebihi apa yang ditawarkan oleh produk lain, dan secara keseluruhan memberikan kualitas yang lebih baik dari produk lainnya.
• Mendukung Usaha Promosi Lainnya
Dapat digunakan sebagai alat pendukung usaha promosi lainnya seperti sebagai alat untuk menyalurkan sales promotion, pendukung sales representative, meningkatkan hasil dari komunikasi pemasaran lainnya.
Disamping itu, menurut Tellis (1998) periklanan memberikan dampak terhadap produksi massal dibutuhkan kemampuan suatu perusahaan untuk melayani pasar yang luas. Perusahaan harus memberi merk produknya dengan nama yang unik sehingga konsumen melakukan permintaan terhadap suatu barang tertentu. Jadi, produksi massal dan pemasaran dapat menguntungkan bila telah memiliki merk. Kedua, produksi massal membutuhkan kemasan yang baik. Sehingga perusahaan dapat memberi merk pada kemasan dengan desain dan nama yang unik. Oleh karena itu iklan merupakan alat komunikasi perusahaan terhadap konsumen untuk menyampaikan kualitas produk yang unik yang dapat dilihat dari kemasan unik dan merk produk yang dihasilkan.

Berikut salah satu contoh dalam iklan Anti Rokok


Rabu, 20 Juni 2012

go-A head samporna mild



IKLAN




*Tulisan ini dibuat bukan untuk mempromosikan produk atau bahkan tulisan ‘pesanan’ produsen. Bukan pula untuk mengkampanyekan merokok. Semata-mata hanya untuk menyampaikan pemikiran terhadap sesuatu  yang terlihat dalam keseharian.*
Dalam perjalanan menuju Bandung melalui jalur Puncak, di jembatan penyeberangan Pasar Cipanas, Cianjur, saya melihat billboard A Mild yang desain visualnya belum pernah saya lihat sebelumnya.Desain visualnya menarik dan terlihat sangat kontras di malam hari. Sambil maju perlahan karena agak macet, saya coba menafsirkan apa maksud iklan pada billboard backlite tersebut sambil tidak lupa mengabadikan dengan kamera ponsel. Iklannya sebetulnya sederhana, khas A Mild. Hanya tulisan dari tag line baru “Go Ahead” dalam bentuk huruf terbakar (seperti pada terlihat pada foto). Ada beberapa unsur dari iklan tersebut yang saya dapatkan :
1. Tag line “Go Ahead” dengan huruf “A” berbentuk sama dengan “A” pada logo A Mild, sangat jelas menunjukkan merek pemilik tag line, yaitu A Mild.
2. Kalimat “Go Ahead” sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti “Ayo Maju”. Kalimat ini merupakan kalimat seru yang memiliki beberapa makna (menurut saya):
·         Penyemangat diri untuk maju/bergerak. Mungkin maknanya    bagi internal perusahaan Sampoerna adalah untuk terus maju selalu berinovasi dalam rangka mempertahankan posisi market leader.
·         Penyemangat diri untuk maju/bergerak. Mungkin bagi konsumen, adalah untuk mencitrakan sebagai individu yang bersemangat untuk maju menghadapi segala tantangan yang ada demi mencapai tujuan.
·         Ajakan untuk bertarung/tantangan. Mungkin pihak A Mild secara implisit melontarkan tantangan kepada kompetitornya untuk terus bersaing dalam berinovasi. Karena selama ini A Mild diasosiasikan (dan mengasosiasikan diri) sebagai pioneer untuk produk low tar low nicotine (LTLN) dan strategi iklan yang kreatif dan nyeleneh. Sementara produk LTLN lain dianggap sebagai follower, termasuk strategi iklannya.
3. Tulisan “Go Ahead” dengan grafis terbakar api berlatar belakang gelapnya langit malam. Ini bermakna terbakarnya semangat dalam sebuah atmosfir “panas” persaingan/tantangan.
4. Huruf “O” pada “Go Ahead” yang berbentuk lingkaran api seperti untuk atraksi lompat api pada sirkus. Ini bermakna tantangan untuk dapat melalui rintangan yang tinggi juga ‘panas’. Secara implisit menunjukkan peringatan kepada kompetitor, jika ingin melewati A Mild ada kemungkinan akan ‘terbakar’.  Hehe…
Sejak kemunculannya pertama kali, A Mild memang sudah memicu kontroversi. Di saat produsen rokok yang lain memperkaya konten, A Mild malah ‘mengurangi’ konten dan muncul sebagai produk LTLN. Awal mula kemunculannya adalah masa yang sulit. Memperkenalkan sesuatu yang baru, apalagi kepada mayoritas yang masih menganut rokok harus ‘berat’, adalah pekerjaan yang berat dan perlu strategi khusus jika tidak mau hasil risetnya hanya berlalu menjadi sejarah. Secara bertahap, A Mild mampu meraih kesuksesan. Sebagai first mover, teori menyebutkan pasti akan ada second mover dan selanjutnya. Akhirnya muncul juga produk LTLN seperti LA Lights, Bentoel Mild, Star Mild, Class Mild, X Mild, Surya Pro Mild, dll dengan beberapa strategi iklannya yang mengikuti gaya iklan A Mild.
Merasa pioneer, A Mild pernah memiliki tag line ”How Low Can You Go” yang bermakna sebuah pertanyaan retoris/tantangan tentang seberapa rendah kadar tar dan nikotin yang bisa dicapai oleh pesaing. Apakah bisa menyamai atau lebih rendah dari A Mild? Hal ini untuk menantang produk competitor yang waktu itu masih bermain di jenis rokok ‘berat’.
Kemudian muncul pula tag line A Mild “Other Can Only follow” yang bermakna bahwa kompetitor hanya bisa mengekor. Tag line ini muncul karena kompetitor tidak hanya mengekor membuat produk LTLN tapi juga mengekor gaya iklan A Mild.
Apapun, saya sebagai audiens hanya bisa mengamati sambil menikmati karya kreatif biro iklan dan bagian pemasaran dari perusahaan-perusahaan yang terus bersaing tersebut entah sampai kapan. Tak lupa sambil terus menafsirkan makna yang terkandung didalamnya, seperti gambar di bawah ini. Enjoy Aja…. :D

gs87

Rabu, 13 Juni 2012




Jakarta, KompasOtomotif - PT Toyota Astra Motor (TAM)  secara resmi meluncurkan Toyota 86 di Plaza Barat Senayan, Jakarta Selatan, hari ini. Mobil sport perdana Toyota Indonesia ini diimpor utuh (completely built-up) dari Jepang dan dibandrol mulai Rp 600 juta on the road Jakarta.
"Kami mau menghadirkan kembali legenda mobil sport Toyota untuk pelanggan di Indonesia," jelas Johnny Darmawan,
Mobil yang juga disebut “Hachi-Roku” dalam bahasa Jepang atau artinya 86 ini, merupakan hasil kolaborasi Toyota dan Subaru, khusus untuk  mesin boxer tipe 4U-GSE berkapasitas 1.998 cc dengan teknologi yang disebut Toyota D-4S (direct injection 4-srtoke gasoline superior), plus transmisi 6-percepatan manual dan otomatis.

Tenaga yang dihasilkan 200 PS @7.000 rpm dan torsi 205 Nm @6.400 rpm dan digerakkan oleh roda belakang. Ciri khas mobil sport kompak ini,  titik gravitas yang rendah, hanya 460 mm. Hal tersebut bisa diperoleh karena kontruksi mesin mesin boxer yang harisontal.

Lampu HID
Bodi yang dirancang tajam di bagian ujung dilengkapi sepasang "mata" HID proyektor dan lampu belakang LED dengan desain futuristik. Kesan sebagai mobil agresif juga tampak pada air scoop di  kap mesin plus ujung knalpot ganda. Tambahan lain, side skirt dan spoiler belakang yang membuat aura sport mobil kian kental.

Di interior, untuk memberikan karakteristik sport, Toyota memasang setir berdiameter kecil. Selanjutnya, interior ditawarkan dengan dua warna, hitam dan kombinasi hitam-merah. Pemindahan gigi dilengkapi dengan paddle shift, cruise control, panel digital dan analog untuk speedometer serta tachometer.

Target
Untuk tahun ini, Toyota Indonesia menargetkan penjualan 200 unit. Toyota Indonesia menjamin ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual mobil ini di seluruh jaringannya di Indonesia.

"Kami mau menghadirkan kembali legenda mobil sport Toyota untuk pelanggan di Indonesia,"  jelas Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM di sela peluncuran hari ini.

Toyota 86 ditawarkan dalam tujuh warna pilihan satin white pearl, dark grey, crystal black silica, sterling silver, lighting red, galaxy blue silica dan oranye.

Harga  Toyota 86

FT 86 Manual Interior Color Rp 600 juta
FT 86 Automatic Interior Color Rp 610 juta
FT 86 Automatic Aeropackage Interior Color Rp 623 juta
FT 86 Automatic TRD Aeropackage Interior Color Rp 636 juta

gs87
A
SUZUKI ERTIGA .

suzuki ertiga rear view


Suzuki Ertiga adalah produk Low-end MPV (Multi-Purpose Vehicle) yang memulai debutnya di Indonesia pada tanggal 22 April 2012 dan disiarkan secara langsung oleh Trans TV dengan maksud agar publik diseluruh tanah air dapat menyaksikan kendaraan 7 (tujuh) penumpang dengan 3 (tiga) baris ini secara LIVE termasuk mengenai penjelasan fitur yang ada pada kendaraan ini.
Hadir dalam tiga varian yakni Suzuki Ertiga GA, GL, dan GX dengan menggunakan Transmisi Manual, kendaraan yang dibuat oleh Suzuki Maruti India dan diimport secara CKD (Completely Knock Down) ke Indonesia ini menggunakan mesin K14B yang dikenal ringan dan kompak dalam memberikan akselerasi, tenaga dan efisiensi BBM (Bahan Bakar Mesin) yang tinggi. Dengan tag-line “Your excitement”, Ertiga siap memberikan kesan yang nyaman dalam berkendara bagi keluarga Indonesia, karena kendaraan ini memiliki luas kabin yang lapang yang memudahkan penumpang untuk keluar ataupun masuk.
Suzuki Ertiga sendiri secara resmi diindent pada tanggal 01 Februari 2012 yang mana telah mendapat apresiasi publik yang tinggi bahkan tidak sedikit pemirsa televisi yang menunggu saat peluncuran ataupun datang ke dealer untuk melakukan test drive.
Hadir untuk menemani APV Arena dan APV Luxury yang juga merupakan kendaraan jenis MPV namun dengan segmen yang berbeda, Suzuki Ertiga tetap menyajikan kemewahan dan hal ini bisa terlihat ketika memasuki ruang kabin, Bapak/Ibu akan melihat material kursi yang berkelas dan berawarna Beige membuat interior Ertiga begitu nyaman dan mewah sehingga memanjakan perjalanan bagi pemiliknya. Kendaraan inipun telah terpasang fitur keselamatan dimana sudah dilengkapi Side Impact Beam dan Anti Lock Braking System serta dual Air Bag seperti pada model GX.
Pilihan Warna Suzuki Ertiga ada 8 (delapan)  : Pearl white, Graphite grey metallic, Dusky brown metallic, Radiant red pearl, Serene blue metallic, Silky silver metallic, Cool black metallic, dan Burgundy red pearl yang semuanya dapat dipilih sesuai dengan warna favorit Bapak/Ibu.
sumber : http://www.promosuzuki.com/product-model-type-suzuki/ertiga


gs87